Forensik Digital dalam Tata Kelola Keamanan Informasi Pendidikan Tinggi Indonesia: Tinjauan Sistematis

Authors

  • Rosyid R. Al-Hakim Universitas Harapan Bangsa; Universitas Lambung Mangkurat
  • Esa R. C. Putri Indonesia Open University image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.31004/jolens.v1i1.4

Keywords:

Tata Kelola TI, Kepatuhan Hukum, Digital Forensic Readiness, UU ITE, SLR

Abstract

Era transformasi digital yang cepat telah menjadikan sektor pendidikan tinggi (PT) sebagai sasaran utama kejahatan siber, yang mencakup insiden data breach dan kecurangan akademik. Kemampuan untuk melakukan investigasi insiden dan mengumpulkan bukti digital yang sah merupakan kebutuhan manajerial yang vital dalam tata kelola keamanan informasi. Penelitian ini bertujuan menjembatani kesenjangan antara penerapan teknis forensik digital (FD) dan implikasi strategis manajerial, hukum, serta kepatuhan di lingkungan PT Indonesia. Metode yang digunakan adalah Tinjauan Literatur Sistematis (Systematic Literature Review atau SLR) berdasarkan kerangka PRISMA untuk menjamin rigor metodologis. Hasilnya menunjukkan bahwa FD berperan penting dalam menjaga integritas akademik, misalnya melalui analisis artefak digital untuk kasus contract cheating. Secara hukum, meskipun UU ITE mengakui bukti elektronik, PT menghadapi tantangan dalam standardisasi prosedur FD dan pemeliharaan Chain of Custody (CoC) untuk memastikan keabsahan bukti. Kesimpulannya, efektivitas FD di PT menuntut komitmen manajerial strategis dan integrasi Digital Forensic Readiness (DFR) ke dalam kebijakan tata kelola untuk memperkuat akuntabilitas publik.

Downloads

Published

2025-11-02

Issue

Section

Articles

How to Cite

Forensik Digital dalam Tata Kelola Keamanan Informasi Pendidikan Tinggi Indonesia: Tinjauan Sistematis. (2025). Journal of Law, Economics, and Engineering, 1(1), 22-29. https://doi.org/10.31004/jolens.v1i1.4

Similar Articles

11-20 of 25

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)