Etika Komunikasi Bisnis Sebagai Pilar Penjaga Integritas di Tengah Praktik Bisnis Moder
Keywords:
Etika komunikasi bisnis, Integritas, Kepercayaan stakeholder, Komunikasi organisasi, Efektivitas komunikasiAbstract
Krisis integritas dalam komunikasi bisnis modern menunjukkan bahwa persoalan komunikasi tidak lagi sekadar terletak pada aspek teknis, tetapi pada lemahnya penerapan etika dalam proses penyampaian pesan. Kondisi ini mendorong perlunya kajian yang menempatkan etika sebagai fondasi utama dalam membangun komunikasi yang bermakna dan dapat dipercaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran etika komunikasi bisnis sebagai pilar dalam menjaga integritas serta memahami pengaruhnya terhadap kualitas komunikasi dan kepercayaan stakeholder. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi pendekatan teknis menghasilkan efektivitas semu yang tidak diikuti oleh kepercayaan autentik, sehingga berpotensi menimbulkan distorsi makna dan krisis legitimasi. Sebaliknya, komunikasi yang berbasis etika mampu meningkatkan transparansi, kejujuran, dan tanggung jawab, yang berimplikasi pada penguatan kepercayaan serta keberlanjutan hubungan organisasi. Dengan demikian, etika komunikasi bisnis tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, tetapi sebagai fondasi utama yang menentukan efektivitas dan legitimasi komunikasi dalam praktik bisnis modern.
References
DAFTAR PUSTAKA
Cardon, P. W. (2020). Business communication: Developing leaders for a networked world (3rd ed.). McGraw-Hill Education.
Crane, A., Matten, D., Glozer, S., & Spence, L. J. (2020). Business ethics: Managing corporate citizenship and sustainability in the age of globalization (2nd ed.). Oxford University Press.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
DeVito, J. A. (2019). The interpersonal communication book (15th ed.). Pearson Education.
Diwut, Y., et al. (2020). Analisis studi literatur dalam penelitian kualitatif. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(2), 120–130.
Freeman, R. E., Harrison, J. S., & Zyglidopoulos, S. C. (2020). Strategic management: A stakeholder approach. Cambridge University Press.
Habermas, J. (1984). The theory of communicative action. Beacon Press.
Hardani, et al. (2020). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pustaka Pelajar.
Lasswell, H. D. (1948). The structure and function of communication in society. In L. Bryson (Ed.), The communication of ideas (pp. 37–51). Harper & Row.
Men, L. R., & Bowen, S. A. (2021). Excellence in internal communication management. Business Expert Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Setiadi, Diwut, & Annur, S. (2022). Peran kepemimpinan kepala sekolah SMP Negeri 9 Talang Ubi Kabupaten Pali dalam meningkatkan efektivitas kinerja guru. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 100–113.
Shannon, C. E., & Weaver, W. (1949). The mathematical theory of communication. University of Illinois Press.
Spence, M. (1973). Job market signaling. The Quarterly Journal of Economics, 87(3), 355–374.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Verčič, D., & Špoljarić, A. (2020). Managing internal communication: How to build employee trust and engagement. Public Relations Review, 46(1), 101880.
Widia, T. H., & Maulana, C. Z. (2021). Peran rating obligasi syariah sebagai variabel intervening antara profitabilitas terhadap yield obligasi syariah tahun 2016–2019. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(7), 3621–3634.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Widia1, Vebri ayu wandira, Salsabillah Izmi, Liyas Tamalla

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







